Peduli Lahan dan Keselamatan Petani, Mahasiswa KKN Cek pH Tanah dan Sosialisasikan APD pada Petani
Aia Batumbuak, 03 Februari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan pengecekan pH tanah sekaligus sosialisasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) kepada petani pada 2 Februari. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu lahan pertanian milik warga di Jorong Sangka Puyuh sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lahan dan keselamatan kerja petani.
Pengecekan pH tanah dilakukan pada dua jenis tanah yang berbeda. Jenis tanah pertama merupakan tanah sawah yang telah lama dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan secara rutin ditanami serta diberi pestisida. Sementara itu, jenis tanah kedua adalah tanah bekas banjir bandang yang mengalami perubahan kondisi fisik dan kimia tanah akibat bencana alam.
Metode pengecekan pH dilakukan secara sederhana, yaitu dengan mencampurkan sampel tanah ke dalam air, kemudian diuji menggunakan indikator pH. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah sawah yang telah sering digunakan memiliki pH sebesar 7, yang berarti berada pada kondisi netral dan relatif baik untuk pertumbuhan tanaman. Sementara itu, tanah bekas banjir bandang menunjukkan pH sebesar 6, yang menandakan kondisi tanah sudah bersifat asam dan memerlukan perhatian lebih dalam pengelolaannya.
Selain pengecekan pH tanah, mahasiswa KKN juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam kegiatan pertanian. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran petani akan keselamatan dan kesehatan kerja, terutama saat berhadapan dengan bahan kimia pertanian.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, dijelaskan bahwa APD memiliki peran penting dalam melindungi petani dari risiko paparan bahan berbahaya. APD yang dianjurkan meliputi sarung tangan plastik, kacamata pelindung, topi petani (caping), apron plastik, baju lengan panjang, sepatu boot, dan masker. Peralatan ini sangat dianjurkan untuk digunakan pada kondisi tertentu, seperti saat penyemprotan pestisida maupun kegiatan lain yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Para petani yang mengikuti kegiatan ini menyampaikan bahwa program tersebut sangat bermanfaat bagi mereka. Selain mendapatkan pemahaman mengenai kondisi tanah yang mereka kelola, para petani juga memperoleh pengetahuan baru tentang pentingnya penggunaan APD demi menjaga keselamatan selama bekerja.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat membantu meningkatkan kesadaran petani terhadap pengelolaan lahan yang lebih baik serta penerapan keselamatan kerja di sektor pertanian, sehingga produktivitas dan kesehatan petani dapat terus terjaga.
Baca juga:
Serah Terima Mahasiswa KKN di Kantor Wali Nagari Aie Batumbuak sebagai Awal Pengabdian Masyarakat
Serah Terima Mahasiswa KKN di Kantor Wali Nagari Aie Batumbuak sebagai Awal Pengabdian Masyarakat